Saturday, August 6, 2016

Cerita Tice #6: Kerupuk Singkong Pedas Cap Panda

Fiuuuh.... setelah beberapa minggu ini tenggelam dan terbenam di antara tumpukan koreksian tugas anak-anak, nguthek-uthek nilai para bocil, maraton mikir soal UAS untuk 10 kelas, daaaaan masih dilanjut kejar-kejaran dengan para tersangka pemilik nilai minus, plus lagi WiFi sekolah yang lebih kurang dua minggu ini nggak biasa-biasanya, ngadaaats. Semua itu sukses menciptakan sebuah headline besar di jidat: J U D E G :'( X_X.

Andaikata tangan ini punya kuku macam kucing, sudah habis saya pakai buat garuk-garuk tembok.....errrrrrrrrgh :I


Sebagai blogger yang kelasnya masih di bawah standar amateur, saya perlu pikiran yang tenang, waktu yang luang, dan tentunya niat segunung supaya bisa lancar nulis di blog :P. Jadilah kejudegan dan keruwetan selama beberapa pekan belakangan ini jadi alasan kuat saya untuk bilang: "Sik..sik..sik...nulisnya nanti dulu aja, lagi riweuh nih." Hehehe. A very soft diplomatic reason behind a huge of laziness :D

Alhamdulillah, setelah berakit-rakit ke hulu, berenang-renang sendirian (#eh....) minggu ini saya lumayan agak selo juga (iyuuuh, sok sibuk macam pasangan cagub-cawagub musim kampanye aja :O)

Dari kemarin serial Cerita Tice lebih banyak bercerita tentang thethek bengek kehidupan sekolah disini (disini dimaneee???). Sekarang saya mau coba cerita tentang tema lain aaah, biar nggak bosan juga :D

Yup sesuai judulnya, saya mau bercerita tentang makanan favorit seantero rakyat Indonesia Raya: K E R U P U K.

Hidup di luar Indonesia (walaupun belum terlalu jauh-jauh amat dari Indonesia hihihi), memang beragam tantangannya. Kalau omong-omong soal tantangan budaya sampai bahasa kayaknya banyak yang lebih joss dan jago dari saya yang masih 'aku mah apa atuh'. Salah satu yang mau saya ceritakan adalah soal logistik a.k.a. makanan. Kenapa penting? Karena pepatah kuno dari zaman Dinasti Ming pernah berkata: "Logistik mempengaruhi logika" :P.

Dari sekianbanyak makanan baaru yang saya jumpai disini, Alhamdulillah berkat segala daya dan upaya saya bisa berjuang untuk berdamai dan bisa menerima semua rasa makanan itu :D :D :D, mulai dari yang asin, asam kecut nggak keruan, pedas level merem melek, sampai unidentified taste.

Meskipun begitu, kerinduan akan original taste (tsssaaaaah syadaaaaaap) makanan asheli Indonesia tetap menggunung :'(

Beberapa produk makanan produksi Indonesia syukurnya masih bisa saya jumpai disini, diantaranyaaa (maap sebut merk, supaya lebih jelas aja :D :P) Indomie Goreng, Beng Beng Cokelat, Roti Malkist Roma, permen legendaris Kopiko, sampai semir sepatu Cap Kiwi. Setelah saya cicipi produk-produk di atas (kecuali semir sepatu Kiwi lhoo yaa X_X), rasanya memang mirip dengan yang ada di Indonesia, tapi masih belum 1000% sama :(

Setelah cari, cari, cari, daaan cari akhirnya saya menemukan produk Indonesia yang rasanya ng-Indonesia banget yaituuu Kerupuk Singkong Pedas produksi Sidoarjo. Selain senang bisa merasakan cita rasa makanan khas Indonesia, saya juga lebih senang lagi karena ada hal lain yang saya tahu dari Sidoarjo selain lumpur panasnya itu ;)

Penasaran seperti apa rupa kerupuk singkong itu? Naaah, ini dia...(y)
**Mohon maaaf, kalau gambarnya kurang jelas :D**

Satu bungkus kerupuk singkong ini beratnya sekitar 500 kg dan harganya pun murah lho. Satu bungkus ini harganya 35 Baht atau sekitar Rp. 13.000,-. Kalau di Indonesia, harga segitu sudah lumayan mahal sih buat sebungkus kerupuk, hihihihihi. Tapi demi mengurangi kerinduan makanan rasa rumah, apa sih yang nggak :D ;).

Kerupuk ini bisa dibeli dimana?
Nah, kerupuk ini biasanya banyak dijual di warung-warung kelontong atau di pasar tradisional. Jadi nggak perlu susah-susah cari kan :) !

Anyway, saya beli satu bungkus saja awet buat berbulan bulan (soalnya saya gorengnya sedikit-sedikit, kan cuma satu orang yang makan, hihihi). Jadi, satu bungkus itu butuh waktu cukup lama sampai habis. Lumayan kan, ngiritt!!!

Nah...sekian dulu cerita dari Kerupuk Singkong Pedas Cap Panda produksi asli Sidoarjo. Tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada CV. Panda Food Industri, Sidoarjo yang sudah mengimpor produksi kerupuknya ke Thailand selatan o:)

Salam kerupuk lovers \m/


No comments:

Post a Comment